Hubungan antara Kecerdasan Emosi dan Iklim Organisasi dengan Burnout pada Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sleman

Hentyn Drajad Rudyarwaty, Bagus Wicaksono, Aditya Nanda Priyatama

Abstract


ABSTRAK

 

 

Era globalisasi  saat ini, semakin  berkembang  pesatnya  ilmu pengetahuan  dibidang industri dapat timbul pesaingan antar organisasi yang kompleks dan tuntutan organisasi yang tinggi  sehingga menyebabkan individu mengalami burnout. Burnout merupakan bentuk kelelahan fisik, mental maupun emosi karena tuntutan pekerjaan terus menerus dalam jangka waktu lama berakibat pada penarikan diri. Burnout dapat dipengaruhi berbagai faktor baik internal maupun ekstrenal, diantaranya kecerdasan emosi dan iklim organisasi. Kecerdasan emosi merujuk pada kemampuan mengelola emosi baik dalam diri maupun orang lain serta iklim organisasi merupakan persepsi individu terhadap lingkungan kerjanya.

Penelitian  ini bertujuan  untuk  mengetahui  hubungan  antara  kecerdasan  emosi  dan iklim organisasi  dengan burnout,  hubungan  antara kecerdasan  emosi dengan  burnout,  dan hubungan  antara  iklim  organisasi  dengan  burnout  pada  pegawai  Kantor  Pelayanan  Pajak Pratama  Sleman.  Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  pegawai  Kantor  Pelayanan  Pajak Pratama  Sleman  berjumlah  116 pegawai.  Sampling menggunakan  studi populasi  sehingga semua populasi dijadikan responden. Instrumen yang digunakan adalah skala burnout , skala kecerdasan emosi, dan skala iklim organisasi.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kecerdasan emosi dan  iklim  organisasi  dengan  burnout  ,  ditunjukkan  dengan  Fhitung  70,968  (>Ftabel  3,090), p=0,000   (p<0,05),   dan  koefisien   korelasi   R=0,771.   Secara   parsial   penelitia   ini  juga menunjukkan ada hubungan negatf yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan burnout dengan nilai korelasi 0,289 dan p=0,004 (p<0,05). Terdapat hubungan negatif dan signifikan antara iklim organisasi dengan burnout  dengan nilai korelasi 0,454 dan p=0,000 (p<0,05).

Nilai R2 yang diperoleh 0,594 berarti dalam penelitian kecerdasan emosi dan iklim organisasi

secara   serentak   memberikan   sumbangan   efektif   sebesar   59,4%.   Terhadap   burnout. Sumbangan  relatif  sebesar  9,52%  untuk  variabel  kecerdasan  emosi  dan  90,47%  untuk variabel iklim organisasi

 

Kata kunci: Kecerdasan emosi, iklim organisasi, burnout



Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.13057/wacana.v10i1.121

Copyright (c)



Wacana have been indexed on: