PEMBERDAYAAN IBU UNTUK MENGAJARKAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK USIA DINI

Nugraha Arif Karyanta, Tri Rejeki Andayani

Abstract


Membaca permulaan adalah aktivitas dasar yang memegang peran penting dalam proses belajar setiap anak. Sebagai orang tua, ibu memiliki peran yang cukup dominan dalam optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Kajian ini bertujuan untuk : (1) Meningkatkan keterlibatan ibu dalam menunjang kesiapan anak masuk sekolah dasar; (2) Menurunkan tuntutan orangtua pada guru-guru TK untuk mengajarkan anak-anak mereka terampil membaca, sehingga meringankan beban guru-guru TK pada sesuatu hal yang tidak menjadi tanggung jawab utamanya; dan (3) Mengenalkan pada ibu-ibu mengenai cara-cara yang mudah dan murah dalam upaya mengajarkan membaca permulaan pada anak usia dini, guna peningkatan kesiapan masuk sekolah.

Mengacu pada pendekatan research and development, kegiatan ini disampaikan dalam bentuk pelatihan, dimana peserta (ibu) interaktif mempelajari dan menyusun bahan pembelajaran membaca permulaan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang murah dan mudah didapatkan. Evaluasi dilaksanakan melalui evaluasi proses dan evaluasi hasil. Evaluasi hasil kegiatan dengan melihat perbedaan skor atas persepsi mengenai pengetahuan atas tumbuh kembang dan keterampilan membaca permulaan sebelum dan sesudah kegiatan. Evaluasi proses diketahui dari  analisis diskriptif-kuantitatif respon peserta atas proses dan hasil kegiatan yang didapatkan dari lembar evaluasi.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan atas tumbuh kembang dan keterampilan membaca permulaan. Evaluasi atas proses kegiatan menunjukkan kesan positif atas berbagai aspek, baik dari materi, pembicara, serta proses jalannya kegiatan. Usulan yang diberikan dari hasil kegiatan ini adalah: (1) Kegiatan ini tampaknya memiliki efikasi yang kuat untuk menumbuhkan keterampilan ibu dalam mengajarkan membaca permulaan pada anak sehingga dapat dilaksanakan pada waktu yang lain atau pada Taman Kanak-kanak/PAUD lain dengan berbagai pengembangan pada materi maupun perancangan pelaksanaannya; (2) Agar kegiatan semacam workshop ataupun pelatihan kepada orang tua dapat dilaksanakan secara reguler pada Taman Kanak-kanak/PAUD dengan berbagai materi lain sehingga tanggung jawab mendidik anak dapat dikembalikan kepada keluarga; (3) Mengembangkan kegiatan ini menjadi penelitian dengan efikasi yang lebih tinggi.

Kata kunci : pemberdayaan ibu, membaca permulaan


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.13057/wacana.v4i1.30

Copyright (c)



Jurnal Wacana

Program Studi Psikologi
Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS)
Gedung D Fakultas Kedokteran
Jl. Ir. Sutami 36A Kentingan, Jebres, Surakarta Jawa Tengah 57126

email : wacana@mail.uns.ac.id
Phone : 081326277762