KETABAHAN DAN KECENDERUNGAN DEPRESI PADA PENDERITA LUPUS

Farida Hidayati

Abstract


Depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi manusia yang berkaitan dengan alam perasaan yang sedih dan gejala penyertanya, termasuk perubahan pada pola tidur dan nafsu makan, psikomotor, konsentrasi, anhedonia, kelelahan, rasa putus asa dan tidak berdaya, serta bunuh diri. Penyakit lupus sendiri merupakan penyakit kronis yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia (autoimun) Penelitian ini ingin mengungkap hubungan antara ketabahan dengan kecenderungan depresi pada penderita lupus.

Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan metode skala psikologi, yaitu cara pengumpulan data dengan menetapkan besarnya bobot atau nilai skala bagi jawaban penyataan objek psikologis yang berdasarkan pada suatu kontinu.

Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan seberapa besar hubungan antara depresi dengan ketabahan melalui rxy= -0,651 dengan p = 0,000 (p<0,05).

Hasil uji hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara depresi dengan ketabahan. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara depresi dengan ketabahan dapat diterima. Arah hubungan yang negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi ketabahan maka depresi yang dimiliki penderita lupus akan semakin rendah.

Kata Kunci: Depresi, Ketabahan, Penderita Lupus


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.13057/wacana.v6i1.6

Copyright (c)



Jurnal Wacana

Program Studi Psikologi
Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS)
Gedung D Fakultas Kedokteran
Jl. Ir. Sutami 36A Kentingan, Jebres, Surakarta Jawa Tengah 57126

email : wacana@mail.uns.ac.id
Phone : 081326277762